imut

Minggu, 21 April 2019

Penjadwalan proses (pert 3 & 4 ) Sistem Operasi


DESKRIPSI PENJADWALAN PROSES
Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer.
Penjadwalan bertugas memutuskan hal-hal berikut:
1. Proses harus berjalan,
2. Kapan dan berapa lama proses itu berjalan.Sasaran utama penjadwalan proses adalah optimasi kinerja  sistem komputer menurut kriteria tertentu.
Kriteria Penjadwalan
qAdil (Fairness) adalah proses-proses diperlakukan sama yaitu mendapat jatah waktu layanan pemroses yang sama dan tidak ada proses yang tidak kebagian layanan pemroses.
qEfisiensi (Utilisasi) adalah pemroses yang dihitung dengan perbandingan (rasio) waktu sibuk pemroses dengan total waktu operasi sistem komputer.
qWaktu Tanggap (Response Time)
§Sistem Interaktif didefinisikan sebagai waktu yang dihabiskan dari saat katakter terakhir dari perintah dimasukkan oleh program sampai hasil pertama muncul diperangkat masukan keluaran seperti layar.
§Sistem waktu nyata didefinisikan sebagai waktu dari saat kemunculan suatu kejadian sampai instruksi pertama rutin layanan terhadap kejadian dieksekusi.
qTurn Arround Time adalah waktu yang dihabiskan dari saat proses atau job mulai masuk ke sistem sampai proses itu diselesaikan sistem. Waktu yang dimaksud  adalah waktu yang dihabiskan proses berada di sistem, diekspresikan sebagai penjumlahan waktu eksekusi dan waktu menunggu dari proses itu, yaitu:Turn arround time= waktu eksekusi + waktu menunggu
qThroughput adalah jumlah kerja yang dapat diselesaikan selama satuselang/unitwaktu.Cara untuk mengekspresikan throughput  adalah dengan jumlah proses/job pemakai yang dapat dieksekusi dalam satu unit/interval waktu tertentu.
Tipe-tipe penjadwalan :
1.     Penjadwalan jangka pendek Bertugas menjadwalkan alokasi pemroses di antara proses-proses ready di memori utama. Penjadwalan  dijalankan setiap terjadi pengalihan proses untuk memilih proses berikutnya yang harus dijalankan.
2. Penjadwalan jangka menengahProses status ready – running – waiting – ready
3. Penjadwalan jangka panjang Penjadwal ini bekerja terhadap antrian batch dan memilihbatch berikutnya yang harus dieksekusi.
Batch biasanya adalah proses-proses dengan penggunaan sumber daya yang intensif (yaitu waktu pemroses, memori, perangkatmasukan/keluaran), program-program ini berprioritas rendah, digunakan sebagai pengisi (agar pemrosessibuk) selama periode aktivitas job-job interaktif rendah.
Penjadwalan proses
1. Antrian Sejumlah proses yang menunggu menggunakan prosesor dan akan diproses sesuai dengan urutan antrian proses.
2. Prioritas Mendahului pada antrian proses, kalau proses itu beradadi bagian belakang antrian, maka dengan pemberian prioritas, proses itu langsung berada di bagian paling depan pada antrian itu sambil menunggu sampai kerja prosesor selesai.
3. Prempsi Mendahului pada antrian proses, kalau proses itu berada di bagian belakang  antrian, maka dengan pemberian prempsi, proses itu langsung berada di bagian paling depan pada antrian itu bahkan akan memberhentikan kerja  prosessor untuk mengerjakan proses yang prempsi tersebut.




Perhitungan pada Kerja Prosesor
Lama proses (t) adalah lama waktu yang diperlukan untuk mengolah proses itu di dalam prosesor
Lama tanggap(T)adalah Waktu yang diperlukan untuk proses sejak mulai sampai selesai di olah oleh prosesor
Terdapat  2 macam lama tanggap :
qTurn around time, Dengan memperhitungkan lama waktu yang digunakan untuk sebuah proses hingga keluaran.
qRespone time, Tidak memperhitungkan lama waktu yang digunakan untuk sebuah proses hingga keluaran.
Rumus Penjadwalan
Jika terdapat N proses serentak, serta setiap proses memiliki lama tanggap sebesar  T, maka rerata lama tanggap Tr adalah
Tr = (jumlah Ti) / N
•Waktu sia-sia (T – t), waktu yang terbuang dalam antrian atau selama terkena Prempsi.
•Rasio tanggap (Rt), Perbandingan di antara lama proses terhadap lama tanggap
•Rasio pinalti (Rp), Perbandingan diantara lama tanggap terhadap lama proses.
Rt = tdan Rp = TT t

Contoh Algoritma Penjadwalan Proses Terpendek Dipertamakan (PTD/ SJF/ SJN)
Contoh : Tabel proses PTD
Nama Proses
Saat Tiba
Lama Proses
A
0
5
B
3
7
C
5
2
D
6
4


Penyelesaian Algoritma Penjadwalan Proses Terpendek Dipertamakan (PTD/ SJF/ SJN)
Tabel PTD
Nama Proses
Saat Tiba
Lama Proses
Saat Mulai
Saat Rampung
Lama Tanggap
A
0
5
0
5
5
B
3
7
11
18
15
C
5
2
5
7
2
D
6
4
7
11
5
Jumlah 27      
Rerata 6,75


Algoritma Penjadwalan Proses Terpendek Dipertamakan Prempsi (PTDP / PSPN / SRT)
Penjadwalan dengan prioritas dengan prempsi Beberapa ketentuan :
• Prioritas berdasarkan pendeknya sisa proses
• Diperhatikan saat proses tiba atau saat proses selesai
• Menghitung lama sisa proses dari semua proses yang ada
• Jika proses dengan sisa proses yang lebih pendek dari proses yang sedang dikerjakan, maka atas dasar prempsi proses yang sedang dikerjakan akan dikeluarkan dari prosesor.
Nama Proses
Saat Tiba
Lama Proses
Saat Mulai
Saat Rampung
Lama Tanggap
A
0
7
0
14
14
B
2
3
2
5
3
C
4
9
14
23
19
D
5
4
5
9
4




Jumlah
40




Rerata
10

Algoritma Penjadwalan Ratio Pinalti Tertinggi Dipertamakan (RPTD/ HPRN)
Penjadwalan dengan prioritas tanpa prempsi.
Ketentuan :
Prioritas berdasarkan besarnya nilai ratio pinalti
Rumus ratio pinalti = Rp = ( s + t ) / ts = waktu sia-sia (Saat selesai – Saat tiba)t = lama proses
Tetap mendahulukan proses terpendek, namun prioritas proses panjang akan turut meningkat melalui peningkatan ratio pinaltinya.
Contoh Algoritma Penjadwalan Ratio Pinalti Tertinggi Dipertamakan (RPTD/ HPRN)
Nama Proses
Saat Tiba
Lama Proses
A
0
4
B
1
2
C
2
5
D
3
8
E
4
4


Penyelesaian :
Nama Proses
Tiba Selama
Ratio Penalti
D
8
(8+8)/8=2
E
7
(7+4)/4=2,75

Penjelasan
Pada saat 11 : A, B, dan C telah rampung
Perhitungan rasio penalti
Proses      Tiba selama      Rasio penalti
D               11 - 3 = 8          (8 + 8)/8 = 2
E               11 - 4 = 7          (7 + 4)/4 = 2,75
Ratio penalti tertinggi pada E, E diolahPada saat 15 : A, B, C, dan E telah rampung D diolah.
Algoritma Penjadwalan
Penjadwalan Putar Gelang (Roun Robin/ Time Slice)Penjadwalan tanpa prioritas dengan prempsi.
Beberapa ketentuan :
• Kuantum waktu , waktu yang digunakan oleh prosesor untuk melayani setiap proses
• Prosesor akan melayani setiap proses berdasarkan antrian
• Prosesor akan melayani sesuai dengan Kuantum waktu yang sudah ditentukan.
Contoh Algoritma Penjadwalan
Penjadwalan Putar Gelang (Roun Robin/ Time Slice)Tabel proses putar Gelang
Nama Proses
Saat Tiba
Lama proses
A
0
5
B
2
3
C
5
7
D
6
1
E
7
6

Penyelesaian Algoritma Roun Robin/Time Slice
Nama Proses
Saat Tiba
Lama Proses
Saat Mulai
Saat Rampung
Lama Tanggap
A
0
5
0
8
8
B
2
3
3
6
4
C
5
7
8
21
16
D
6
1
9
10
4
E
7
6
10
22
15




Jumlah
47




Rerata
9,6




Tidak ada komentar:

Posting Komentar